Apakah Pekerjaan Anda Akan Diambil Alih oleh Robot? Menakar Dampak AI dalam Dunia Kerja

Di zaman yang modern ini, kita tentu sudah tidak asing dengan kecerdasan buatan atau *Artificial Intelligence* (AI). AI adalah teknologi yang diciptakan untuk meniru kemampuan berpikir manusia. Dengan akses yang sangat mudah, AI telah membuka peluang baru bagi para pelajar dan pekerja. Meski dikhawatirkan akan menggantikan peran manusia, kita tidak bisa menyangkal bahwa AI memudahkan banyak aspek kehidupan saat ini. Selain memudahkan, AI juga berpotensi meningkatkan kemampuan manusia.

AI telah membuka peluang baru yang sebelumnya tidak ada, seperti menciptakan lapangan kerja dalam bidang-bidang tertentu, misalnya *data scientist*. Dengan peningkatan produktivitas, AI dapat mengotomatisasi tugas-tugas rutin sehingga manusia dapat lebih fokus pada pekerjaan yang bersifat kreatif dan strategis. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, teknologi ini dapat menjadi pendorong kemajuan, bukan pengganti manusia, walaupun AI mampu melakukan berbagai tugas lebih cepat.

Lantas, apakah dampak kecerdasan buatan terhadap pekerjaan menjadi ancaman atau peluang bagi manusia? Dampak kecerdasan buatan sendiri terdiri atas dampak positif dan negatif. Adapun dampak positifnya adalah sebagai berikut:

1. Mempermudah dan mempercepat penyelesaian tugas secara efektif.
2. Meringankan pekerjaan, terutama untuk tugas-tugas yang sulit dipahami.
3. Membantu seseorang menghasilkan lebih banyak ide atau gagasan dalam mengutarakan pendapat.
4. Memudahkan pemahaman terhadap suatu pekerjaan dengan mengakses informasi secara praktis.
5. Menghasilkan pekerjaan yang lebih maksimal melalui manajemen waktu yang lebih baik.

Dalam perkembangannya, AI yang semakin canggih telah memudahkan manusia dalam berbagai urusan pekerjaan dengan cara yang luar biasa. AI mempercepat penyelesaian pekerjaan dan meringankan beban tugas yang sulit. Teknologi ini juga memudahkan manusia mendapatkan informasi pekerjaan dengan cepat, nyata, dan terpercaya dari sumber yang jelas. AI membantu tugas-tugas siswa, mahasiswa, atau pekerja yang sulit dengan memberikan referensi jawaban yang akurat. Hal ini dapat membangun kepercayaan diri karena hal-hal yang sebelumnya tidak diketahui menjadi lebih mudah dipahami, sehingga seseorang tidak takut lagi untuk menghadapi pertanyaan atau pendapat dari orang lain.

AI juga dapat menjadi sumber penghasilan jika digunakan dengan bijak dan dipahami konsepnya. Di bidang seni, AI dapat menciptakan kreativitas pada anak-anak dengan memberikan berbagai cara, langkah-langkah, dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat suatu karya. Selain itu, AI dapat menginspirasi anak-anak untuk menciptakan karya-karya yang unik.

Namun, perlu diketahui bahwa kecerdasan buatan tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga dampak negatif. Adapun dampak negatifnya adalah sebagai berikut:

1. Pengurangan keterampilan pada manusia karena ketergantungan pada teknologi.
2. Menyebabkan seseorang menjadi malas untuk berpikir secara induktif (membuat kesimpulan berdasarkan pengamatan dan pengalaman).
3. Membuat siswa menyepelekan materi yang telah dijelaskan guru. Saat diberi tugas, mereka langsung mencari jawaban melalui AI tanpa memahami materi secara rasional.
4. Kecerdasan buatan memang membantu mencari informasi yang tidak diketahui, tetapi penggunaannya yang berlebihan dapat membuat seseorang bergantung padanya seperti “senjata” untuk segala masalah. Padahal, dengan berpikir kritis dan induktif, hasilnya akan lebih memuaskan dan mendorong pengembangan ide-ide kreatif baru.
5. AI dapat menipulasi identitas seseorang. Misalnya, aplikasi seperti Gemini AI dapat mengubah foto menjadi berbagai bentuk, yang berpotensi menimbulkan ketergiuran dan kesalahpahaman terhadap keaslian foto tersebut. Oleh karena itu, dalam menggunakan AI, kita harus berhati-hati untuk menghindari risiko bagi diri sendiri maupun orang lain.

Kecerdasan buatan memberikan dampak yang signifikan terhadap pekerjaan, baik positif maupun negatif. Jika hanya mengandalkan AI, itu bukanlah solusi penuh untuk menyelesaikan pekerjaan karena AI juga diciptakan oleh manusia dan tidak sepenuhnya dapat menggantikan peran manusia. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap orang untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan di dunia digital. Dengan beradaptasi dan meningkatkan keterampilan, kita dapat tetap relevan di pasar kerja yang terus berkembang.

Penulis :

Ermanita Permatasari

Elly Purwanti

Tazkiyah Khoirunnisa

Aulia Virli

Mila Jayanti

Afiliasi :

STAI Darussalam, Lampung

Referensi:
1. https://jptam.org/index.php/jptam
2. Najwa Fathiro Cahyono, Khurrotul ’Uyun, & Siti Mukaromah. (2023). ETIKA PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN PADA TEKNOLOGI INFORMASI. *Prosiding Seminar Nasional Teknologi Dan Sistem Informasi*, 3(1), 482-491. https://doi.org/10.33005/sitasi.v3i1.334
3. https://pls.fip.unesa.ac.id/post/dampak-ai-terhadap-lapangan-kerja-ancaman-atau-peluang